Categories
Shows

RADIO ISOLASIDO: EPISODE 5 – 06/11/2021

Episode kelima menampilkan dongeng berjudul ‘Pohon Beringin Deng Pohon Cendana’ karya siswa asal Mollo, Nusa Tenggara Timur Aldino Sesfaot yang diambil dari buku Nunuh Haumeni terbitan Lakoat Kujawas, karya baru Wukir Suryadi berjudul Menolak Tunduk, lagu Panyuwunan dari proyek seni Shradda yang digubah dalam bahasa Sumba dengan musik gong asal Nusa Tenggara, lagu Hindi Namin Kayo Titigilan dari Barangsay Pesante Combo, musik dari Sanggar Timur Jauh dari Ternate yang direkam oleh Gugus Gema project, komposisi musik karya Gatot Danar Sulistyanto, Jack Body, puisi karya Handoyo Purwowijoyo, komposisi musik artificial intelligence dari Raung Jagat Synthetic, lagu Ribu-Ribu oleh Yulidar, Sum Bot, dan Mahidin dari Jambi, beberapa sound design dan field recording karya Bona Zustama dan Vandy Rizaldi. Musik tema Radio Isolasido diciptakan oleh Asep Nayak, produser musik Wisisi dari Wamena, Papua.

Ilustrasi karya Galih Johar.

English

Episode 5 featured a short story ‘Pohon Beringin Deng Pohon Cendana’ by a student from Mollo, East Nusa Tenggara Aldino Sesfaot taken from the book Nunuh Haumeni published by Lakoat Kujawas, Wukir Suryadi’s new work ‘Menolak Tunduk’, song Panyuwunan from the Shradda art project rearranged in Samawa language with West Nusa Tenggara gong music, song Hindi Namin Kayo Titigilan from Barangsay Pesante Combo, music from the Far East Studio from Ternate, musical compositions by Gatot Danar Sulistyanto, Jack Body, poetry by Handoyo Purwowijoyo, artificial intelligence music from Raung Jagat Synthetic, Ribu-Ribu by Yulidar, Sum Bot, and Mahidin from Jambi, some sound designs and field recordings by Bona Zustama and Vandy Rizaldi. Radio Isolasido’s theme music was composed by Asep Nayak, a Wisisi music producer from Wamena, Papua.

Artwork by Galih Johar.

Categories
Shows

The City Of Lost Children w/ Tzu Ni – 15/10/2021

Tracklist:

1. Tzu Ni – 蚜獅 Corydalidae 
2. 北山Q男 – 後笑話主義宣言
3. 陳史帝 – 聲音與顏色
4. ῳąཞཞɛɠơ ۷ąƖƖɛʂ – postcell
5. Pamela and her sons – void flowers demo
6. Qoa – SPA DE FANTASMAS1
7. La Vie – Chants from the Masters
8. 三生 Sansei – A3
9. Ausschuss – Dawn
10. CONTAGIOUS ORGASM & GUILTY C. – The Sound of City Hunter 
11. 2021.09.06 – Field Recording @ 都歷海邊 Duli (TW)
12. Triad God – Chinese New Year
13. Mica Levi – Ruff Dog 
14. Gary Hill – Around & About
15. 𝑊𝕦 𝑯𝕌𝕟螐葷 – 她~Pria~(>_<)~pism~能
16. Murcof – Louis XVI’s Demons 
17. BEEATSZ v2.0999d – Shut The Door
18. HAJJ – RAGE OF EMPIRE
19. Chia-Chun Xu – Doorway Phantom
20. YOTO – Arrancamelo
21. Jojo’s Bizarre Adventure: Stardust Crusaders “Yare Yare Daze” Supercut – Good Grief
22. DJ 舔琵琶鼠得救 DJ Lick Hypostomus – 蕃薯天使 Yamgel – VLONE
23. Ziyiz – go up to go down
24. 南方公園 South Park – 贛林老木 Taiwan Channel V ver.
25. Opal Beau – brokn bossa
26. Tiny Giant – Ngày Mới
27. Guido Flichman – Dream Noir (Pewa Tai Lake version)
28. Wah Cee – 馬在狗咬破了皮的麥田圈上無限奔跑
29. ErduoDongzai – a.u.agit
30. Looting – Fucking Scared
31. Boli group – Cottagecore crisis
32. Carol Moss – Recreation
33. HUH – Bad Habit
34. Angel Baby 天使寶貝 – 海狸
35. 2021.09.11 – 颱風特報璨樹颱風已觸陸台東縣宣布今下午停班停課觸陸後受地形破壞璨樹轉弱變中颱 

Categories
Shows

RADIO ISOLASIDO EP1 – 09/10/2021

Dengan menggunakan seni bunyi sebagai perangkat sosial, Radio Isolasido mengajak pendengar untuk mengurai hal-hal yang terisolir sehingga menumbuhkan fenomena akustik dan pemahaman yang komprehensif melalui ansambel artefak bunyi naratif dan non-naratif dalam artikulasi artistik populer, eksperimensial dan multilingual.

Terdapat 6 karya serial yang ditampilkan di semua episode yaitu; 4 puisi populer yang diterjemahkan ke bahasa prokem LGBTQI+ dan dibacakan oleh Tamarra, seorang seniman kontemporer asal Yogyakarta; suara burung yang langka dan sudah punah; musik naratif karya komposer asal New Zealand Jack Body yang menuturkan pengalamannya mempelajari musik klasik Tiongkok; tutorial masakan survival oleh komunitas asal Indonesia Timur yang tinggal di Yogyakarta; puisi karya Handoyo Purwowijoyo; dan karya vokal artificial intelligence dari Raung Jagad Synthetic.

Episode pertama menampilkan tutorial masakan asal Lembata, Nusa Tenggara Timur, musik perkusi karya Tony Maryana, lagu Mandolin dari OM Tawangalun dalam bahasa Using, musik elektronik dari Gatot Danar Sulistiyono, Kabau oleh Nursalim Yadi Anugerah, Gout karya Fauxe, lagu doa Panyuwunan dari proyek seni Shradda, musik ambience karya Yudane, suara burung Cratoavis Cearensis yang sudah punah, seri pertama musik naratif karya Jack Body, puisi Aku dari Chairil Anwar dalam bahasa LGBTQI+, puisi karya Handoyo Purwowijoyo, cuplikan karya video dari Natasha Gabriella Tontey tentang komunikasi antar batu dalam tradisi Minahasa, dongeng rakyat Afrika Selatan tentang terciptanya Bumi, karya vokal artificial intelligence berjudul Kiko, dan beberapa sound design karya Bona Zustama. Musik tema Radio Isolasido diciptakan oleh Asep Nayak, musisi dari Wamena, Papua.

English

By using the art of sound as a social tool, Radio Isolasido invites listeners to unravel isolated things so as to foster acoustic phenomena and a comprehensive understanding through the ensembles of narrative and non-narrative sound artefacts in popular, experimental and multilingual artistic articulation.

Radio Isolasido is a temporary radio initiated by Wok The Rock, developed with Gatot Danar Sulistiyanto as a part of the Biennale Jogja XVI.

There are 6 serial works that will be shown in all episodes: 4 popular poems translated into the Indonesian LGBTQI+ slang language and read by Tamarra, a contemporary artist from Yogyakarta; rare and extinct bird sounds; narrative music by New Zealand composer Jack Body who describes his experience studying classical Chinese music; a survival food cooking tutorial by a community from Eastern Indonesia living in Yogyakarta; poetry by Handoyo Purwowijoyo; and artificial intelligence vocal work by Raung Jagad Synthetic.

The first episode featured a cooking tutorial from Lembata, East Nusa Tenggara, percussion music by Tony Maryana, song Mandolin by OM Tawangalun in Using language, electronic music by Gatot Danar Sulistiyono, Kabau by Nursalim Yadi Anugerah, Gaut by Fauxe, Panyuwunan prayer song from an art project Shradda, ambience music by Yudane, sound of the extinct bird Cratoavis Cearensis, first series of narrative music by Jack Body, poetry Aku by Chairil Anwar in LGBTQI+ language, poetry by Handoyo Purwowijoyo, audio clip from Natasha Gabriella Tontey’s video works about communication between stones in Minahasa tradition, a South African folk tale about the creation of the Earth, an artificial intelligence vocal work entitled Kiko, and some sound designs by Bona Zustama. Radio Isolasido theme song composed by Asep Nayak from Wamena, Papua.